Program “Sedekah” yang Menggiurkan

Pernahkah Anda melihat bundel yang berisi tentang program yang dapat menghasilkan keuntungan berlipat ganda hanya dengan mentransfer uang ke 4 rekening berbeda masing-masing sebesar Rp20.000,00? Pada bundel itu dijelaskan bahwa hanya dengan investasi sebesar Rp80.000,00, Anda bisa mendapatkan uang ratusan juta rupiah. Sebagian dari Anda mungkin akan mencampakkan bundel itu dan menganggap itu sebagai penipuan, judi, sesuatu yang tidak mungkin, dan sebagainya. Saya pernah mendapat bundel seperti itu yang diberi oleh temanku. Judul bundel itu adalah “GIVING, Keajaiban Sedekah”. Di awal isi bundel itu dijelaskan bahwa dengan bersedekah harta kita tidak akan berkurang, tetapi justru akan bertambah. Halaman selanjutnya berisi kisah-kisah nyata dari orang-orang yang mendapatkan uang ratusan juta rupiah karena bersedekah dengan mengikuti program ini. Halaman selanjutnya berisi prosedur untuk mengikuti program ini dan contoh perhitungan uang yang akan didapat jika mengikuti program ini. Berikut ini adalah contoh yang diberikan pada bundel tersebut.

Ada empat peserta yang tertulis pada bundel tersebut, yaitu peserta I (Pra Sejahtera), Peserta II (Cukup Sejahtera), Peserta III (Sejahtera), dan Peserta IV (Sangat Sejahtera). Peserta I adalah peserta baru yang akan mengikuti program ini. Dengan masuknya perserta baru ke program ini, peserta I lama akan menjadi Peserta II, Peserta II lama akan menjadi Peserta III, Peserta III lama akan menjadi Peserta IV, dan Peserta IV lama dikeluarkan dari daftar. Berikut ini adalah contoh perhitungan yang akan didapat yang tertulis pada bundel tersebut.

Asumsi jumlah total uang yang akan anda terima dalam 4 minggu adalah
Minggu ke I
25 Peserta Baru Anda pada posisi ke I
25 x Rp. 20.000,- = Rp. 500.000,-
Minggu ke II
25 Peserta di atas mendapat @ 25 peserta baru. Anda akan pindah ke posisi ke II
25 x 25 x Rp. 20.000,- = Rp. 12.500.000,-
Minggu ke III
25 Peserta baru mendapat @ 25 peserta berikutnya. Anda akan pindah ke posisi ke III
25 x 25 x 25 x Rp. 20.000,- = Rp. 312.500.000,-
Minggu ke IV
Proses yang sama berlangsung terus menerus hingga Anda pindah ke posisi ke IV
25 x 25 x 25 x 25 x Rp. 20.000,- = Rp. 7.812.500.000,-
Jumlah uang total anda dalam waktu 4 minggu = Rp. 7.812.500.000,-
(Tujuh Milyar delapan Ratus Duabelas Juta Limaratus Ribu Rupiah)

Selanjutnya ada keterangan tambahan di bawahnya:

Perhatikan seandainya anda kurang beruntung & hanya mendapatkan 10 % saja dari jumlah total pada minggu ke IV maka cepat atau lambat anda masih mendapatkan Rp. 781.250.000,- Jumlah uang tersebut tentu jauh lebih besar dari modal awal yang anda kelarkan yaitu Rp.80.000,- ditambah biaya Fotocopy yakinlah dengan penuh percaya diri anda bisa dan mampu untuk memperoleh lebih.

Penjelasan tersebut akan menggiurkan Anda dan dapat membuat Anda terdorong untuk mengikuti program ini, apalagi dengan adanya penjelasan bahwa program investasi sedekah ini bukanya penipuan (kriminal) atau rekayasa, tidak ada unsur paksaan, tidak ada unsur hipnotis, tidak ada maksud-maksud tertentu. semua dilakukan atas dasar kesadaran sendiri dengan ikhlas ibdah, membantu sesama makhluk ciptaan Allah tanpa melihat status sosial. ditambah penjelasan: Uang yang anda terima halal, karena tidak menipu, atau juga merugikan orang lain, program ini murni sedekah… dan masih ditambah dengan beberapa penjelasan lain yang lebih persuasif untuk meyakinkan Anda agar Anda terdorong untuk mengikuti program ini.

Apa masalahnya?
Sebelum membahas mengenai program ini, saya mau mengoreksi dulu uang yang didapat dari penjelasan di atas. Kalau diperhatikan dengan saksama, uang sebesar 7 milyar tersebut hanya berasal dari peserta baru, uang yang akan Anda terima sebenarnya masih ditambah dengan uang yang berasal dari peserta lama.

Sekarang saya mau mengungkap apa yang sebenarnya terjadi. Untuk memudahkan, anggaplah uang yang Anda terima dari peserta baru itu sebesar Rp600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah), lebih kecil dari yang tertulis di atas. Uang itu didapat dari peserta baru yaitu setiap mereka memberikan uang Rp20.000,00 kepada Anda. Pertanyaan saya adalah berapa jumlah peserta baru yang memberikan uang kepada Anda sehingga Anda mendapat uang sebesar itu.

    Jumlah peserta baru = Rp600.000.000,00/Rp20.000,00 = 30.000

Jadi, jumlah peserta baru yang memberikan uang kepada Anda sebanyak 30.000 orang. Karena mereka peserta baru, mereka baru mengeluarkan uang sebanyak Rp80.000,00 yang ditransfer ke empat rekening berbeda dan belum mendapat uang sama sekali. Tabungan mereka berkurang sebesar itu dan jumlah mereka ada sebanyak 30.000 orang. Hal itu berarti uang yang Anda peroleh didapat dari 30.000 orang yang menjadi korban karena masing-masing tabungannya berkurang Rp80.000,00. Pertanyaan saya selanjutnya, siapa yang menanggung kehilangan uang yang dialami oleh 30.000 orang tersebut?

Sebelum Anda membaca tulisan berikut ini mungkin Anda langsung menjawab bahwa yang menanggung mereka adalah orang-orang yang akan memberikan uang kepada mereka karena mereka menjalankan program ini. Misalkan setiap orang dari 30.000 orang tersebut mendapat uang dari 10 orang berbeda, maka setiap orang dari 30.000 orang tersebut akan mendapat uang sebesar 10 x Rp20.000,00 = Rp200.000,00. Ternyata tidak ada satu pun dari 30.000 orang itu yang mengalami kerugian, tetapi perhatikan apa yang terjadi setelahnya! Setiap orang dari 30.000 orang mendapat uang dari 10 peserta baru yang berbeda. Itu artinya jumlah peserta baru yang membuat 30.000 orang mendapat uang sebesar itu ada sebanyak 10 x 30.000 orang = 300.000 orang. Jadi, ada 300.000 orang yang menjadi korban akibat program ini. Pertanyaan saya sekarang masih seperti sebelumnya tetapi dengan jumlah yang lebih besar, siapa yang menanggung kehilangan uang yang dialami oleh 300.000 orang tersebut? Jika Anda masih menjawab dengan jawaban yang sama seperti sebelumnya, saya akan menjelaskan kasus yang serupa dengan sebelumnya. Kesimpulannya adalah jumlah orang yang akan menjadi korban akan terus bertambah seandainya program ini dilanjutkan. Minimal jumlah mereka akan tetap dan tidak mungkin berkurang jika setiap orang dari mereka menjalankan program ini sesuai dengan prosedur yang dicantumkan dalam bundel itu. Gunakanlah hati nurani Anda! Uang yang Anda peroleh berlipat ganda adalah uang yang berasal dari banyak orang yang menjadi korban. Masihkah Anda mau mengikuti program ini?

Berapa peluangnya?
Jika Anda hanya memikirkan nasib Anda, mungkin penjelasan berikut ini lebih Anda pertimbangkan. Saya akan memperlihatkan seberapa besar peluangnya. Suatu kejadian dikatakan pasti terjadi jika peluangnya adalah 1, dan dikatakan tidak mungkin terjadi jika peluangnya adalah 0. Untuk memudahkan perhitungan, perlu ada perubahan jumlah peserta pada contoh yang diberikan di atas. Berikut ini adalah perkiraan jumlah total uang yang akan Anda terima dalam 4 pekan:
Pekan I

    Ada 20 Peserta Baru yang memberikan uang kepada Anda ketika Anda pada posisi I (Pra Sejahtera)
    Uang yang didapat:
    20 x Rp20.000,00 = Rp400.000,00

Pekan II

    20 Peserta di atas mendapat @ 20 peserta baru. Anda ditempatkan pada posisi II (Cukup Sejahtera)
    Uang yang didapat:
    20 x 20 x Rp20.000,00 = Rp8.000.000,00

Pekan III

    20 Peserta baru mendapat @ 20 peserta berikutnya. Anda ditempatkan pada posisi III (Sejahtera)
    Uang yang didapat:
    20 x 20 x 20 x Rp20.000,00 = Rp160.000.000,00

Pekan IV

    Proses yang sama berlangsung, Anda ditempatkan pada posisi IV (Sangat Sejahtera)
    Uang yang didapat:
    20 x 20 x 20 x 20 x Rp20.000,00 = Rp3.200.000.000,00

Untuk membatasi jumlah orang, programnya berhenti sampai di sini. Sekarang kita hitung berapa jumlah peserta yang mengikuti program ini.

  1. Orang yang mendapat uang sekitar 3 milyar rupiah hanya 1 peserta, yang pada contoh di atas diasumsikan adalah diri Anda. Setelah mendapat uang sebesar itu, Anda akan dikeluarkan dari peserta.
  2. Orang yang telah mendapat uang sekitar 160 juta rupiah adalah 20 peserta pertama yang memberikan uang kepada Anda. Posisi mereka kemudian naik ke posisi teratas, Sangat Sejahtera. (Lihat jumlah orang yang memberikan uang kepada Anda pada pekan I)
  3. Orang yang telah mendapat uang sekitar 8 juta rupiah adalah orang yang memberikan uang kepada 20 peserta pertama yang memberikan uang kepada Anda. Jumlah mereka sebanyak 20 x 20 = 400. Kemudian mereka naik ke posisi Sejahtera. (Lihat jumlah orang yang memberikan uang kepada Anda pada pekan II)
  4. Orang yang telah mendapat uang sebesar Rp400.000,00 adalah mereka yang sedang berada pada posisi kedua dari bawah, Cukup Sejahtera, yang masing-masing mendapat uang dari 20 peserta baru. Jumlah mereka sebanyak 20 x 20 x 20 = 8000 (Lihat jumlah orang yang memberikan uang kepada Anda pada pekan III)
  5. Jumlah peserta baru yang belum mendapat uang dan baru mengeluarkan uang sebesar Rp80.000,00 ada sebanyak 20 x 20 x 20 x 20 = 160.000 (Lihat jumlah orang yang memberikan uang kepada Anda pada pekan IV)

Jadi, jumlah peserta yang mengikuti program ini ada sebanyak

1 orang + 20 orang + 400 orang + 8.000 orang + 160.000 orang = 168.421 orang

Sekarang andaikan 1 orang yang mendapat uang sekitar 3 milyar di atas belum tentu diri Anda, dan Anda berkesempatan sama dengan yang lain dalam mendapat uang. Kita akan menghitung peluangnya.

  • Yang mendapat uang sekitar 3 milyar rupiah ada 1 dari 168.421 peserta. Peluangnya adalah
    1/168.421 = 0,0000059
  • Peluang mendapat uang sekitar 160 juta rupiah sebesar
    20/168.421 = 0,00012
  • Peluang mendapat uang sekitar 8 juta rupiah sebesar
    400/168.421 = 0,0024
  • Peluang mendapat uang sebanyak Rp400.000,00 adalah sebesar
    8.000/168.421 = 0.048
  • Peluang seseorang tidak mendapat uang dari program ini dan malah mengeluarkan uang sebanyak Rp80.000,00 adalah sebesar
    160.000/168.421 = 0.95

Dari perhitungan di atas dapat kita lihat bahwa untuk mendapat uang yang sangat besar, peluangnya sangat kecil. Secara perhitungan memang ada orang yang mendapat uang sekitar 3 milyar rupiah, tetapi peluangnya hanya sekitar 0,00001. Peluang sekecil ini sudah dianggap tidak mungkin oleh sebagian besar orang. Sedangkan peluang Anda menjadi korban dari program ini karena hanya mengeluarkan uang sebanyak Rp80.000,00 dan tidak mendapat apa-apa adalah sangat besar, yaitu 95%. Dengan keadaan seperti ini, masihkah Anda berminat mengikuti program ini karena kemungkinan besar Anda tidak mendapat apa-apa?

Jika Anda masih berminat mengikuti program ini karena kerugian yang mungkin Anda derita hanya sebesar Rp80.000,00 tetapi Anda masih merasa bisa mendapat uang berlipat ganda walaupun kemungkinannya sangat kecil, Anda berarti seakan-akan sedang mempertaruhkan uang Anda. Anda rela mempertaruhkan uang dengan jumlah yang kecil dan berharap mendapat uang yang besar. Saat itu Anda sudah tidak berpikir lagi bahwa Anda sedang melakukan sedekah, tetapi yang Anda pikirkan adalah bagaimana cara mendapatkan keuntungan dari program ini. Dan telah kujelaskan sebelumnya bahwa uang yang akan Anda dapat dari program ini berasal dari orang-orang yang menjadi korban bagi Anda. Jika Anda tidak mendapat uang itu berarti kerugian bagi Anda, dan jika Anda mendapat uang itu berarti Anda telah merugikan orang lain.

Apakah ini sedekah?
Temanku berpendapat bahwa tidak ada yang merasa rugi dari program ini. Orang-orang yang telah mengeluarkan uang untuk bergabung dalam program ini telah merelakan uangnya karena mereka menganggap hal itu sebagai sedekah. Akan tetapi, apakah ini memang sedekah? Jika Anda mentrasnfer uang ke 4 rekening di atas dengan niat sedekah, Anda berarti telah bersedekah kepada pemilik 4 rekening itu. Saya sepakat dengan hal itu jika yang Anda lakukan hanya sebatas itu. Namun, jika Anda melanjutkan program ini dengan mencantumkan nama atau rekening Anda pada bundel yang akan Anda sebarkan, Anda telah bersikap sebagai peminta-minta. Dengan menyebarkan bundel itu berarti Anda mengharapkan orang-orang memberikan uang kepada Anda. Itu menunjukkan bahwa Anda telah berperilaku sebagai pengemis. Sikap Anda mirip seperti seseorang yang membawa keropak yang masuk ke kendaraan umum dan mengatakan ingin meminta bantuan untuk pambangunan masjid sambil membacakan ayat-ayat Allah yang menjelaskan keutamaan sedekah lalu menyodorkan keropak itu kepada para penumpang. Orang itu menggunakan ayat-ayat Allah untuk memikat para penumpang agar mau memberikan uang untuk pembangunan masjid. Namun yang Anda lakukan dengan menyebarkan bundel itu adalah Anda menggunakan ayat-ayat Allah untuk memperkaya diri Anda. Ayat-ayat Allah yang dicantumkan dalam bundel tersebut bertujuan agar orang-orang memberikan uang kepada Anda karena Anda mencantumkan nama dan rekening Anda pada bundel tersebut.

Saya akhiri penjelasan ini dengan menyebutkan beberapa hal yang akan Anda lakukan (mungkin secara tidak sadar) jika Anda mengikuti program ini:

  • menyebut-nyebut pemberian
    Dengan mencantumkan nama Anda pada bundel yang akan Anda sebarkan, Anda memperlihatkan kepada orang-orang bahwa Anda telah ‘bersedekah’ dengan tujuan agar orang lain mau bersedekah kepada Anda. Menyebut-nyebut pemberian karena ingin dipuji termasuk riya, dan riya merupakan syirik kecil.
  • menjadi pengemis
    Dengan mencantumkan rekening Anda pada bundel tersebut, Anda bersikap sebagai pengemis. Padahal Rasulullah bersabda,
    “Barangsiapa meminta-minta padahal dirinya tidaklah fakir, maka ia seakan-akan memakan bara api.” (HR. Ahmad 4/165)
  • memanfaatkan ayat-ayat Allah
    Dengan mencantumkan ayat-ayat Allah pada bundel itu, orang-orang akan lebih tertarik mengikuti program ini. Akibatnya orang-orang akan memberikan sedekah kepada Anda. Hal itu berarti Anda menggunakan ayat-ayat Allah untuk kepentingan diri Anda. Perbuatan seperti itu mirip dengan yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi untuk melegitimasi penjajahan terhadap Palestina. Dengan ayat-ayat Allah, orang-orang Yahudi memprovokasi kaumnya untuk mengusir bangsa Palestina.
  • membuat orang-orang tertipu.
    Pada halaman depan bundel tersebut ditampilkan nama dan foto beberapa ustadz padahal mereka belum tentu merestui program ini. Jika Anda melakukan itu, Anda telah mencatut nama-nama mereka tanpa seizin mereka. Hal itu berarti bahwa Anda telah melakukan penipuan dengan cara mencitrakan kepada orang-orang bahwa seakan-akan para ustadz tersebut mendukung program ini.

Sekian penjelasan dari saya. Semoga bermanfaat.

One Response to Program “Sedekah” yang Menggiurkan

  1. Kal El mengatakan:

    terimakasih.
    saya sangat setuju sekali dengan artikel Anda.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.