Marshanda merupakan aktris yang memerankan tokoh Lala dalam Sinetron Bidadari. Aku sendiri sebenarnya sudah lupa alur cerita dari sinetron itu karena tayangannya sudah sekitar 10 tahun lalu, tetapi dulu aku merasa sinetron ini merupakan sinetron remaja yang masih layak ditonton. Di saat sinetron lain menonjolkan marah-marah, perselingkuhan, saling mengejek, aku melihat Sinetron Bidadari masih mengajarkan kebaikan kepada sesama. Tokoh Lala yang dibintangi oleh Marshanda ini memiliki sifat yang baik, peduli terhadap teman-temannya, walaupun dia sendiri sering dihina. Dia tidak membalas cacian yang dilontarkan oleh temannya kepadanya, tetapi berdo’a agar dia Diberi ketabahan. Inilah sinetron yang terus kutonton hingga Lala melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu SMP.
Dengan tokoh Lala yang sudah memakai seragam putih-biru, Sinetron Bidadari menonjolkan aspek yang berbeda dengan sebelumnya. Dengan keadaan Lala yang sudah beranjak dewasa, sinetron ini lebih menonjolkan aspek percintaan, kecemburuan, dan ejekan dari teman-temannya. Aku kecewa tetapi aku tidak tahu lagi sinetron remaja apa lagi yang lebih baik daripada ini. Aku juga pernah mempermasalahkan pakaian Lala yang roknya di atas lutut. Mengapa orang baik berpakaian seperti itu? Yang kutahu aturan sekolah mewajibkan siswinya memakai rok yang menutupi lutut. Beberapa lama kemudian pemeran Lala diganti, bukan Marshanda lagi. Aku pernah melihat Marshanda tampil dalam sinetron lainnya tetapi pakaian dan sikapnya lebih parah daripada dalam Sinetron Bidadari sehingga aku pun merasa bahwa Marshanda setelah dewasa sepertinya akan sama saja dengan aktris lainnya.
Setelah kuliah aku mendapat informasi dari temanku bahwa Marshanda pernah bersekolah di sekolah Islam, berarti dia sudah terbiasa memakai kerudung di sekolahnya. Yang kupertanyakan adalah mengapa Marshanda bisa disekolahkan di sana, apa sebenarnya yang diinginkan oleh orang tuanya. Kuperhatikan ibunya memakai kerudung. Dalam beberapa kesempatan kuperhatikan Marshanda memakai kerudung ketika sedang menghadiri acara orang tuanya. Mulai dari situlah aku kembali berharap Marshanda Diberi petunjuk oleh Allah agar mau melaksanakan aturan-aturan Allah dengan baik. Aku berharap Marshanda mendapat pengajaran dari orang tuanya tentang Islam sehingga dia tidak seperti selebritis lain yang suka mempertontonkan auratnya.
Pada tanggal 10 Agustus 2010 aku mendapatkan informasi bahwa Marshanda mengubah penampilannya. Kubaca informasinya pada artikel itu yang sebagian isinya adalah sebagai berikut.
- Di bulan Ramadhan ini, Marshanda berniat untuk mengenakan penutup kepala dengan berjilbab. Keinginan ini bukan hanya di bulan puasa saja. Kekasih Ben Kasyafani itu berniat untuk mengenakan jilbab selamanya.
“Aku punya keinginan pengen lebih deket dengan Allah, dikelilingi Allah, rasanya lebih tenang senang,” kata Marshanda ditemui ketika merayakan ulang tahunnya ke-21 di panti asuhan Daarul Aitam, Ciganjur, Jakarta Selayan, Selasa (10/8/2010). “Di tahun ini Marshanda juga ada perubahan cukup signifikan,” sambut Ben.
Aku senang dia memutuskan untuk memakai kerudung. Ternyata dia bisa diharapkan untuk menjadi contoh aktris yang baik. Kucari informasinya lebih dalam lagi. Pada pertemuan dua keluarga dua hari sebelumnya, dia sudah mengenakan kebaya muslim. Besoknya aku menonton infotaiment yang membahas tentang Marshanda. Inilah salah satu pernyataan yang kudengar darinya.
- “Awalnya aku ngaji ngebahas hadits, dan kita laksanain, dan pada saat itu aku ditunjukin Allah kayak sayang sama aku, dan akhirnya aku mutusin pake jilbab.”
Sekitar sepekan setelah itu, aku mencari tahu lebih dalam tentang latar belakang Marshanda memakai kerudung. Ternyata dia sudah memutuskan untuk memakainya sejak 12 Juni 2010. Dan dia sudah mencoba belajar memakai kerudung sejak tahun lalu. Marshanda juga ternyata merupakan cucu dari pendiri Hotel Sofyan, hotel yang diubah menjadi hotel syari’ah oleh Riyanto Sofyan, paman Marshanda, yang karyawatinya diwajibkan memakai kerudung. Dia pernah mengunjungi hotel itu pada bulan Januari 2010. Dan dia mengunjungi hotel itu dengan memakai kerudung. Berikut ini adalah informasinya.
- VIVAnews – Pada saat menggelar jumpa pers di hotel miliknya, Marshanda menggunakan jilbab. Artis yang akrab disapa Caca ini memang berniat untuk menggunakan jilbab.
“Aku lagi belajar. Insya Allah doain saja,” kata Caca saat ditemui di Hotel Sofyan, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa 26 Januari 2010 malam.
Dengan latar belakang seperti itu, Alhamdulillah, Allah Mengarahkan Marshanda untuk lebih mengenal Islam dan melaksanakan ajarannya. Marshanda ternyata memang sudah lama berkeinginan untuk memakai kerudung, lalu dia mencoba belajar memakainya walaupun awalnya sulit, tidak terbiasa, dan merasa berat, tetapi akhirnya dia pun memutuskan untuk memakainya terus. Inilah pernyataan-pernyataan darinya ketika dia masih belajar memakai kerudung.
- “Pertama nyoba di bulan Juli, aku sempet latihan pakai jilbab ke mall. Tapi saat itu aku belum konsisten,” ujar Chacha,
“Tahun lalu sebenarnya sudah mulai belajar memakai jilbab. Tapi, kadang masih suka dilepas,” ungkap Caca,
“Aku belajar pelan-pelan agar bisa seperti ini (berjilbab-red). Inya Allah bisa, doain aja.” ujar Chaca,
“Aku masih banyak kekurangan di sana-sini. Nggak gampang juga pakai jilbab, jadi harus belajar dulu,” tandasnya.
Aku merasa memakai kerudung merupakan keputusan besar yang sulit di dunia aktris karena itu bisa berakibat turunnya permintaan terhadapnya untuk menjadi pemain film/sinetron. Maka dari itu dia berisiko mengalami kehancuran karir. Namun, aku yakin Allah akan Menggantinya dengan yang lebih baik. Aku senang dia menolak tawaran main sinetron jika harus membuka kerudungnya itu. Aku juga senang mendengar jawabannya ketika ditanya sampai kapan memakai jilbab, yaitu ”Insya Allah, sampai selamanya.”
Keputusan memakai kerudung merupakan fenomena yang masih jarang terjadi di dunia aktris, apalagi aktris muda. Dengan penampilan barunya ini diharapkan Marshanda bisa dijadikan sebagai contoh bagi aktris lainnya. Marshanda walaupun masih muda sudah memilih memutuskan untuk menutup auratnya. Aku berharap banyak aktris yang mengikuti jejak Marshanda, maka diharapkan Marshanda pun mau mengajak aktris lainnya untuk berpenampilan seperti dirinya karena menutup aurat adalah kewajiban bagi setiap muslimah. Dan aurat perempuan adalah seluruh tubuh selain wajah dan telapak tangan. Jadi, hanya wajah dan telapak tangan yang boleh terlihat oleh orang lain yang bukan mahrom. Perlu ditekankan bahwa yang dimaksud menutup aurat itu tidak hanya menutup kulitnya, tetapi juga menutup lekukan tubuhnya dengan memakai pakaian yang longgar. Oleh sebab itulah perempuan disunnahkan memakai rok sehingga lekukan di antara kedua kakinya yang juga merupakan aurat tidak terlihat. Dan jilbab yang syar’i tidak hanya menutupi kepalanya, tetapi juga menutupi lekukan bagian tubuh lainnya, terutama dada. Aku sangat senang seandainya Marshanda mau melakukan ini. Setidaknya Marshanda sekarang sudah suka memakai baju tangan panjang. Itu bagus daripada memakai baju lengan pendek yang lengannya ditutupi dengan pakaian yang ketat. Semoga ke depannya bisa lebih baik.
Kemantapan Marshanda memakai kerudung didukung oleh ilmu yang telah dipelajarinya di pengajian. Semoga Marshanda bisa istiqomah dalam mengikuti pengajian sehingga akan lebih banyak ilmu agama yang didapat, tidak hanya tentang pakaian, tetapi juga hal lain seperti adab berinteraksi antara laki-laki dan perempuan. Aku senang dengan sikap Marshanda yang tidak mau bergandengan tangan dengan pacarnya, yang pacarnya sudah menyebut Marshanda sebagai calon istrinya. Semoga dengan sikapnya itu mereka bisa menjaga diri mereka dalam berinteraksi sehingga tidak terjerumus dalam perbuatan yang diharamkan hingga waktu pernikahan tiba. Ajaran Islam memang melarang laki-laki menyentuh perempuan yang bukan mahrom. Bersentuhan saja tidak boleh apalagi berpelukan mesra. Aku ingin Marshanda menolak jika disuruh berpelukan dengan laki-laki, seperti yang dilakukan oleh Inneke Koesherawati setelah dia memakai kerudung, walaupun itu adalah tuntutan peran, apalagi disertai dengan kemesraan. Aku tidak ingin Marshanda membuat Ben yang merupakan calon suaminya cemburu. Aku berharap Marshanda bisa konsisten dalam menerapkan batasan interaksi antara laki-laki dan perempuan. Dengan tetap mengikuti pengajian secara rutin semoga Marshanda bisa menjadi istri yang sholihah dan Ben menjadi suami yang sholih, yang memahami dan melaksanakan ajaran Islam dengan baik.
oi p-man,,, fans nya marshanda yah,,, alhamdulillah akhirnya dia pake jilbab,,,
ga nyangka a’p-man memperhatikan marshanda begitu jauh…
Saya memang ngefans dengannya, tetapi saya tidak sampai mengikuti perkembangannya, tidak nonton setiap sinetronnya. Awalnya saya tidak memperhatikannya begitu jauh. Saya baru memperhatikan dan mencari tahu informasinya begitu jauh setelah dia memakai kerudung. Kan jarang-jarang aktris yang memutuskan memakai kerudung pada usianya yang masih muda.
dia bukannya dulu emang pake kerudung (pas jadi anggota grup ‘nasyid’ SAKHA) ?
Kok tahu sih? Saya baru tahu ada grup ‘nasyid’ SAKHA. Memang dulu apa alasan dia memakai kerudung ketika jadi anggota grup itu? Kalau sekarang kan karena dia mencoba melaksanakan ilmu agama yang telah dipelarinya. Dan dia sekarang benar-benar berniat memakai kerudung selamanya.
alasannya karena ikutan SAKHA itu.. kan nyanyi lagu religius, jadinya biar keliatan religius pake kerudung
SAKHA –> sakadaek, hehehe
iya…dulu kan dy sempat gabung di SAKHA..
wah ternyata kamu ngefans sama Marshanda ya..
aku baru tau, hehehe
Sebenarnya saya ngefans-nya sama Lala yang masih duduk di tingkat SD yang dibintangi oleh Marshanda. Setelah dia memakai kerudung kayaknya jadi ngefans lagi. Harapan saya dia bisa lebih baik lagi seperti yang telah kuungkapkan di atas.